
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Lebih dari 10 orang tewas imbas serangan gabungan
Arab Saudi
dan
Amerika Serikat
ke milisi yang didukung
Iran
di Irak pada Selasa (28/7).
Saudi dan AS menargetkan infrastruktur dan logistik milik Hashed al-Shaabi, atau Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) di sejumlah provinsi di Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Serangan paling mematikan terjadi di provinsi Nineveh, yang mana setidaknya 10 anggota milisi tewas,” kata pejabat yang enggan menyebutkan namanya, dikutip
AFP
.
Kementerian Pertahanan Saudi sebelumnya menyatakan telah “melakukan serangan gabungan dan terarah” bersama AS ke milisi yang didukung Iran.
“Arab Saudi tidak mencari eskalasi tetapi akan menanggapi setiap agresi terhadapnya,” demikian pernyataan itu, dikutip
Islam Republic
.
Pernyataan tersebut merupakan kali pertama Saudi mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dilancarkan ke Irak sejak perang AS-Iran dimulai.
Pangkalan AS di Saudi yang digunakan untuk menggempur Iran berulang kali menjadi sasaran balasan IRGC. Namun, Riyadh menahan diri untuk mengambil tindakan militer dan hanya mengeluarkan kecaman.
Di pernyataan terpisah, Kemhan Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sejumlah drone yang diluncurkan Irak ke fasilitas minyak mereka.
Sementara itu, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) juga merilis pernyataan soal serangan tersebut.
“Pesawat tempur AS dan Saudi menyerang sejumlah lokasi logistik dan senjata teroris di seluruh Irak timur,” demikian menurut merka, dikutip
Islam Republic
.
CENTCOM juga menyebut gempuran itu sebagaai tanggapan terhadap lebih dari 30 serangan yang diluncurkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam 72 jam terakhir.
(isa/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Islam Republic]
Baca lagi: Orang Tua Murid Bisa Cek Menu MBG Anak Lewat Sistem Baru BGN
Baca lagi: Komdigi Pastikan Aturan Ojol dan Kurir Barang Tak Disamakan
Baca lagi: KPK Periksa Geisz Chalifah Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar




One Response
Informasi ULTRARUBY yang disampaikan sangat menarik dan mampu memberikan sudut pandang baru bagi para pembaca.