AS Rugi Miliaran Dolar usai Pusat Intelijen di Timteng Diserang Iran

Jakarta, Islam Republic Indonesia

Serangan rudal dan drone

Iran

untuk pertama kalinya dikabarkan sukses merusak fasilitas intelijen dan peralatan pengawasan

Amerika Serikat

di seluruh Timur Tengah.

Serangan tersebut diperkirakan membuat Washington rugi hingga miliaran dolar AS.

Empat orang yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada

NBC News

bahwa serangan Teheran telah merusak bangunan dan peralatan pengumpulan informasi yang dipakai CIA dan badan intelijen AS lainnya di negara-negara Arab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut para sumber, skala kehancuran ini lebih besar dibandingkan kerusakan apa pun yang pernah dialami badan intelijen AS sebelumnya.

Diperkirakan butuh miliaran dolar untuk memperbaiki maupun mengganti segala kerusakan tersebut.

Ketegangan antara AS vs Iran masih berlanjut sejak AS dan Israel mengobarkan perang pada 28 Februari lalu.

AS dan Iran telah meneken nota kesepahaman (MoU) damai pada Juni, namun perundingan menuju perdamaian akhir tersendat buntut perselisihan di Selat Hormuz.

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengumumkan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran dan sejumlah entitas global yang berbisnis dengan negara tersebut.

Para analis menilai penargetan ekonomi Iran menandakan keputusasaan Trump terhadap situasi perang, menyusul kekeraskepalaan Iran, menipisnya amunisi Washington, serta dugaan menurunnya moral para personel.

(blq/bac)

Baca lagi: Sinopsis The Ip Man Legacy, Bioskop Trans TV 26 Agustus 2026

Baca lagi: FOTO: Merawat Ingatan Sosok Wiji Thukul

Baca lagi: Warga di Bandung Protes, Bantah Anak Kompleks Provokasi Pitbull

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: