Eks PM sindir Netanyahu: Bakar Rumah Warga Arab Itu Terorisme Yahudi

Daftar Isi

Jakarta, Islam Republic Indonesia

—

Mantan Perdana Menteri Israel

Naftali Bennett

menyebut pembakaran rumah warga Palestina atau warga Arab Israel yang tidak bersalah sebagai bentuk “terorisme Yahudi”.

Ia menilai tindakan tersebut harus dikutuk, terutama jika dilakukan dengan alasan nasionalis. Bennett menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi Besheva pada Minggu (6/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jika seseorang datang untuk membakar rumah orang-orang Arab yang tidak bersalah beserta orang-orang di dalamnya, maka tentu saja itu adalah terorisme Yahudi,” kata Bennett seperti dikutip

Middle East Monitor.

“Jika hal itu dilakukan karena alasan nasionalis, itulah definisinya,” lanjutnya.

Bennett juga mempertanyakan manfaat tindakan tersebut bagi gerakan pemukiman Israel. Menurutnya, aksi kekerasan terhadap warga Arab tidak dapat dibenarkan dan justru harus mendapat kecaman.

“Saya tidak mengerti bagaimana ini bermanfaat bagi gerakan pemukiman,” ujarnya, seperti dilaporkan Middle East Monitor.

Pernyataan Bennett disampaikan menjelang pemilihan umum Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober.

Pemilu tersebut diperkirakan menjadi persaingan antara Partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan sejumlah tokoh yang menjadi penantangnya.

Di antara tokoh yang disebut sebagai penantang Netanyahu terdapat mantan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Gadi Eisenkot dan Bennett.

Komentar-komentar tersebut juga bertepatan dengan meningkatnya serangan oleh militer Israel dan pasukan pendudukan di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir.

(mge/rds/bac)

Baca lagi: BAIC Tambah Dealer di Jakarta

Baca lagi: Nama Disebut di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji, Ace Hasan Bantah

Baca lagi: 3 Tewas Sepanjang Agustus Imbas Sound Horeg, Wagub Jatim Buka Suara

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: