
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Iran
mengultimatum akan memberikan “respons yang menghancurkan” terhadap serangan terbaru
Amerika Serikat
ke selatan negaranya pada Selasa (7/7) malam waktu setempat.
Serangan terbaru AS ini berlangsung di saat kedua negara sedang gencatan senjata dan telah meneken nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Markas Pusat Khatam Al Anbiya menuturkan militer Iran akan memberikan balasan yang “menghancurkan” terhadap “agresi dan tindakan teroris” AS.
“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan respons yang menghancurkan terhadap agresi dan tindakan teroris Amerika Serikat,” kata Komando Gabungan Tertinggi Militer Iran itu sebagaimana dikutip stasiun televisi pemerintah
IRIB
.
Khatam Al Anbiya menambahkan Iran “dalam keadaan apa pun tidak akan mengizinkan campur tangan dalam urusan maupun pengelolaan Selat Hormuz.”
Komando itu juga menegaskan bahwa “satu-satunya jalur yang aman” bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz adalah rute yang telah ditetapkan oleh Iran.
Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pihaknya melancarkan “serangan besar terhadap Iran untuk memberikan konsekuensi yang berat atas penargetan dan serangan terhadap kapal-kapal komersial” di Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.
Serangan Iran di Selat Hormuz dan serangan terbaru AS ini berlangsung kala kedua negara tengah gencatan senjata dan sudah meneken nota kesepahaman (MoU) guna mengakhiri perang.
Sejumlah video yang berhasil diverifikasi lokasi pengambilannya oleh
Islam Republic
menunjukkan ledakan dan kobaran api besar di kota pelabuhan Bandar Abbas, pelabuhan Sirik, hingga Pulau Qeshm, Iran.
Terbaru, media pemerintah Iran melaporkan ledakan juga menghantam Pulau Kharg, pusat vital ekspor minyak Teheran.
Pulau yang membentang sekitar delapan kilometer di lepas pantai Iran itu merupakan urat nadi perekonomian Teheran karena biasanya menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah negara tersebut. Para pejabat AS bahkan menyebutnya sebagai “pusat seluruh pasokan minyak Iran.”
(rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Islam Republic]
Baca lagi: Jesse Eisenberg Ngaku Ngebet Bintangi Now You See Me 4
Baca lagi: FOTO: Jakarta Menari Bersama Dunia
Baca lagi: Alasan Penetapan 13 Juli Jadi Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME




2 Responses
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://kldp.org/comment/268743, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=294845 rekomen banget buat nambah referensi.