Iran Bantah Terlibat Serangan Drone ke Pipa Minyak Saudi

Daftar Isi

Jakarta, Islam Republic Indonesia

—

Iran

membantah terlibat serangan drone yang diluncurkan milisi penguasa

Yaman

Houthi ke jalur pipa minyak utama Arab Saudi di wilayah Riyadh dan Madinah, East-West pada pekan lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baghaei menolak tuduhan yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal keterlibatan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Iran tak terlibat dalam diskusi terkait Yaman,” kata Esmail saat konferensi pers pada Senin (14/9), dalam laporan media semi pemerintah

Tasnim News

.

Dia lalu menegaskan bahwa Iran prihatin terhadap perkembangan regional. Mereka juga menyadari beberapa pihak berupaya mengeksploitasi perpecahan di antara negara-negara Muslim untuk memperdalam perselisihan.

“Sangat jelas bahwa rakyat Yaman membuat keputusan mereka sendiri,” ujar Baghaei. Dia mengatakan Baghaei independen dan membuat keputusan berdasarkan kepentingan sendiri.

Lebih lanjut, Baghaei menjelaskan perkembangan di Yaman tak bisa dibahas tanpa mempertimbangkan latar belakang. Dia menyebut negara ini dikepung secara tak adil dari negara Arab.

Saudi dan Houthi terlibat saling tempur dalam beberapa waktu terakhir. Mereka bahkan saling menargetkan infrastruktur.

Sebagai konsekuensi kondisi tersebut, rakyat Yaman mengambil keputusan yang dianggap tepat untuk mendapat hak-hak mereka.

Pernyataan Baghaei muncul usai Trump menuduh Iran sebagai biang kerok serangan yang menargetkan pipa Saudi.

“Saya pikir memang demikian (Iran yang bertanggung jawab), mungkin memang demikian,” kata Trump.

(isa/dna)

Baca lagi: Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Perubahan RAPBN 2027

Baca lagi: BMKG Perkirakan Hujan Guyur 3 Wilayah Hari Ini

Baca lagi: Crazyrich88 Pusat Game Online Paling Terpercaya

3 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: