Iran dan Qatar Mulai Perdagangan Maritim Usai Setop 5 Bulan

Jakarta, Islam Republic Indonesia

Perdagangan maritim antara

Iran

dan

Qatar

telah kembali berlanjut setelah ditangguhkan selama kurang lebih lima bulan. Pernyataan itu dikeluarkan atase perdagangan Iran di Doha, Abbas Abdolkhani, kepada media pemerintah pada Minggu (5/7).

Kesepakatan sementara antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang ditandatangani bulan lalu mengumumkan berakhirnya permusuhan setelah konflik selama empat bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya juga sepakat mengembalikan lalu lintas maritim di Teluk pada kondisi sebelum perang, meski transit masuk dan keluar Teluk masih diperdebatkan.

Abdolkhani mengatakan pengiriman antara pelabuhan Dayyer Iran dan pelabuhan Al Ruwais Qatar telah kembali berlanjut setelah koordinasi antara kedutaan Iran di Doha dan otoritas Qatar.

Kedua pelabuhan yang secara geografis berlawanan ini terutama melayani perdagangan regional. Pelabuhan Dayyer beberapa kali terkena serangan selama perang.

Pada akhir Juni, seorang pejabat dari Organisasi Promosi Perdagangan Iran mengatakan kepada media pemerintah bahwa barang-barang Iran akhirnya diproses di Pelabuhan Jebel Ali Uni Emirat Arab, pelabuhan terbesar di kawasan itu, menunjukkan kembalinya perdagangan secara bertahap antara kedua sisi Teluk.

(fea)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Islam Republic]

Baca lagi: Satu per satu Terduga Penyerang Aparat di Katingan Kalteng Tertangkap

Baca lagi: Link Live Streaming Meksiko vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026

Baca lagi: BBM Campur Etanol 20% Diduga Rusak Mobil, Warga India Siap Demo

11 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: