
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Iran
mengeklaim berhasil menggempur pangkalan jet tempur F-18
Amerika Serikat
di Azraq, Yordania dan menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain pada Selasa (14/7) waktu setempat.
Militer Iran mengumumkan telah meluncurkan fase kedelapan operasi “Saeqeh” dengan melakukan gelombang serangan drone baru terhadap “pangkalan militer AS” di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah IRIB, pasukan Iran mengatakan drone peledak berhasil menargetkan area yang menampung jet tempur F-18 dan hanggar peralatan besar di pangkalan udara Azraq, Yordania, untuk kedua kalinya.
Sementara itu, Korps Garda Republik Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menargetkan sejumlah fasilitas militer AS di pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain.
IRGC membeberkan berhasil menghancurkan pusat kendali komando, pusat manajemen dukungan angkatan laut, gudang, dan tangki bahan bakar di pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain dalam sebuah “balasan yang telak” pagi ini.
IRGC juga mengeklaim telah menargetkan “pusat logistik dan dukungan utama militer AS di Asia Barat”, yang terletak di Mina Abdullah, Kuwait.
Dalam pernyataan yang dimuat oleh IRIB, Garda Revolusi mengatakan fasilitas tersebut “dibakar dan dihancurkan” selama gelombang keempat operasi “Nasr 2.”
(bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Islam Republic]
Baca lagi: Wagub Jateng Apresiasi Sinergi SGN Manfaatkan 57 Hektare Lahan Tidur
Baca lagi: Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Baca lagi: Mercedes-AMG Rilis Livery Baru untuk F1 2026




3 Responses
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://kldp.org/comment/271028 nyambung banget.
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://kldp.org/comment/352188 di situ lengkap juga.
slot777 resmi ada di sini, mainkan slot gacormalam ini sekarang