
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Korps Garda Revolusi
Iran
(IRGC) mengeklaim berhasil menjatuhkan drone
Amerika Serikat
MQ-9 di wilayah selatan Provinsi Bushehr pada Rabu (10/6).
IRGC juga mengumumkan telah melancarkan serangan ke Armada Kelima AS di Bahrain menggunakan sejumlah drone bunuh diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya seperti dikutip dari Anadolu Agency, IRGC menyebut bahwa serangan terhadap armada yang berbasis di Bahrain itu merupakan balasan terhadap serangan Amerika baru-baru ini di Jask, Sirik, dan Qeshm di Iran selatan.
Serangan AS diklaim merusak menara telekomunikasi di Sirik dan menghancurkan dua tangki air di distrik Bamani di kota tersebut, dikutip dari
Anadolu Agency
.
IRGC menambahkan bahwa pasukan angkatan lautnya melancarkan serangan drone terhadap Armada Kelima AS pada Rabu dinihari pukul 02.30 waktu setempat.
“Bentrokan masih berlangsung,” kata pernyataan itu, memperingatkan bahwa “tanggapan yang lebih berat” akan menyusul jika serangan terus berlanjut.
Beberapa jam sebelumnya, AS melancarkan serangan ke Iran selatan.
Komando Pusat AS (CENTCOM) kemudian mengumumkan operasi militer itu sebagai serangan “pertahanan diri” terhadap Iran.
CENTCOM mengatakan jet tempur AS menyerang sistem pertahanan udara dan situs radar Iran di dekat Selat Hormuz sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS.
(bac/bac)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Islam Republic]
Baca lagi: Pertamax Rp16.250, Ingat Jangan Coba-coba Campur Pertalite
Baca lagi: Momen Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thorir di Krui Lampung
Baca lagi: Mana Lebih Sehat Matcha atau Kopi? Ini Perbandingannya



