
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Menteri Luar Negeri
Iran
Abbas Araghchi menyinggung soal negosiasi dengan Amerika Serikat saat jutaan orang mengiringi proses pemakaman Pemimpin Tertinggi
Ayatollah Ali Khamenei
.
Araghchi mengatakan negosiasi tidak akan berlanjut jika Presiden AS Donald Trump terus melontarkan ancaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jutaan warga Iran dengan bangga berkumpul dalam persatuan untuk menghormati Ayatollah Agung Khamenei dan warisannya, baik mereka maupun Angkatan Bersenjata kita yang gagah berani tak gentar oleh ancaman apapun,” kata dia sembari menyertakan foto di X.
Sebelum dimakamkan, Khamenei telah disemayamkan di Masjid Agung di Teheran pada 4-5 Juli. Jenazah Khamenei kemudian dibawa ke Qom dan kota-kota suci Syiah Irak, lalu baru dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli.
Dalam unggahan tersebut, Araghchi mengutip poin ke-13 dalam nota kesepahaman (MOU) yang sudah ditandatangani Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, secara terpisah.
“Negosiasi mengenai kesepakatan akhir tak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut. Hormati tanda tangan Anda,” lanjut Araghchi.
Komentar Menlu Iran itu muncul usai Trump mengatakan AS akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau kembali menggempur secara brutal negara tersebut.
“Kita bisa merobohkan jembatan mereka dalam satu jam, kita bisa memutus pasokan energi mereka. Mereka tidak punya uang sekarang,” kata Trump ke awak media di Ruang Oval pada Senin, dikutip Al Jazeera.
Dia lalu berujar, “Kita belum memberi mereka uang sepeser pun.”
Trump berulang kali mengancam Iran bahkan saat prosesi pemakaman Khamenei dimulai. AS padahal sudah meneken MoU di awal Juni.
MoU itu berisi penghentian pertempuran di semua front, tidak melanjutkan peperangan, pencairan aset Iran yang dibekukan AS, hingga menghormati kedaulatan masing-masing.
(isa/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: Flash Mob Para Penari di Pasar Baru
Baca lagi: Menko Yusril: Perpres 111 Dasar Pemerintah Tangkal Penyebaran LGBTQ
Baca lagi: Positif Narkoba, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali




5 Responses
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/271031 deh, lengkap parah!
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=295580 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://kldp.org/comment/259006 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=285553 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=287603 bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.