Israel Usir Wakil Belanda dari Badan Gaza Gegara Larangan Impor

Jakarta, Islam Republic Indonesia

Perdana Menteri

Israel

Benjamin Netanyahu mengusir perwakilan

Belanda

dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza (International Support Center for Gaza) gegara keputusan Amsterdam melarang impor dari permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina.

“Perwakilan Belanda akan segera diusir dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza di Kiryat Gat,” kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar di media sosial X, Selasa (25/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sa’ar mengatakan pengusiran tersebut dilakukan atas permintaan Netanyahu menyusul “serangkaian tindakan anti-Israel yang diambil pemerintah Belanda.”

Belanda melarang perdagangan produk Israel dari Yudea dan Samaria (Tepi Barat), Yerusalem Timur, serta Dataran Tinggi Golan, yang berlaku mulai bulan depan. Larangan ini ditetapkan pada akhir Juli lalu.

“Pesan kami jelas: Mereka yang bertindak melawan Israel tidak akan memiliki pijakan di wilayah ini. Israel tidak akan diam saja,” kata Sa’ar, seperti dikutip

Middle East Monitor.

Sa’ar berujar pihaknya telah memberi tahu pemerintah Belanda terkait pengusiran perwakilan tersebut. Yang bersangkutan, kata dia, wajib meninggalkan Israel dalam waktu satu pekan.

Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza merupakan badan yang didirikan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata, memfasilitasi pengiriman bantuan, dan merencanakan fase pascaperang.

Badan ini secara resmi dikenal sebagai Pusat Koordinasi Sipil-Militer. Sebanyak 40 negara dan organisasi berpartisipasi dalam badan tersebut.

(blq/bac)

Baca lagi: Harga Daging Ayam di Sumut Tembus Rp55 Ribu per Kg

Baca lagi: Pekan Ini Ada ‘Blood Moon’, Mana Saja Tempat Terbaik Menyaksikannya?

Baca lagi: Kesaksian Bos Instagram, Fitur ‘Take a Break’ Jarang Dipakai Remaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: