
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Milisi yang mengendalikan Yaman,
Houthi
, mengumumkan mereka memblokade laut untuk
Arab Saudi
dan mulai berlaku hari ini, Senin (20/7).
Houthi menegaskan blokade itu sebagai bagian dari pembalasan setelah Saudi dianggap memicu provokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Embargo maritim terhadap musuh kriminal Saudi berdasarkan peribahasa ‘mata dibalas mata’ segera berlaku setelah pernyataan ini dikeluarkan,” demikian menurut Houthi, dikutip Reuters.
Lebih lanjut, Houthi menyatakan blokade itu sebagai tanggapan karena Saudi terus menyerang dan mengepung Yaman selama nyaris 12 tahun.
“Menjarah sumber daya kami, menerapkan blokade menyeluruh di pelabuhan-pelabuhan kami dan bandara kami di darat, laut, dan udara,” kata Houthi.
Beberapa waktu terakhir, Houthi dan Saudi saling serang di tengah perang Amerika Serikat dan Iran.
Houthi merupakan milisi yang didukung Iran, sementara Saudi dan AS memiliki perjanjian pertahanan strategis yang memperkuat kerja sama militer kedua negara dan pencegahan serangan di kawasan Timur Tengah.
Pekan lalu, Saudi meluncurkan serangan ke bandara Sana’a Yaman setelah mendapat restu Presiden AS Donald Trump. Sebelum menyerang, Perdana Menteri Mohammed bin Salman dilaporkan berkomunikasi dulu dengan orang nomor satu di AS itu.
Juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan serangan itu sebagai agresi terang-terangan dan membuat kesepakatan gencatan senjata informal pada Maret 2022 lalu telah gugur. Houthi lalu meluncurkan operasi balasan dengan menggempur bandara internasional di Abha, Arab Saudi.
“Menanggapi agresi kriminal Saudi ini, Angkatan Bersenjata Yaman melakukan operasi militer yang menargetkan Bandara Internasional Abha, menggunakan sejumlah rudal balistik dan drone,” ujar Saree, pekan lalu.
(isa/dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Tarif Naturalisasi WNA Naik Jadi Rp75 Juta, Lepas WNI Bayar Rp5 Juta
Baca lagi: IU Tunda Konser dan Album Baru Akibat Sakit Telinga




2 Responses
Rapi sekali penjelasannya, sangat membantu saya dalam mengumpulkan data riset kecil-kecilan. Sukses terus untuk blognya min! Kebetulan saya juga menjumpai artikel serupa di https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/506 yang mengulasnya secara mendalam.
Terima kasih buat pencerahannya hari ini. Artikelnya ngebantu banget buat nambah pemahaman saya. Saya sempat baca bahasan sejenis dengan pembahasan mendetail di https://magic.ly/CATCAT/RTP-Pembawa-Cuan:-Kisah-Si-Penjelajah-Angka-di-DARA88