
Daftar Isi
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) PBB mengungkapkan
reaktor nuklir
yang diam-diam dibangun rezim Bashar Al Assad di
Suriah
nyaris rampung.
Dalam rilis resmi IAEA dijelaskan mereka menemukan pemerintahan Suriah sebelumnya sedang membangun reaktor nuklir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jelas bahwa pemerintah sebelumnya sedang melakukan sejumlah aktivitas rahasia,” kata kepala Direktur IAEA Rafael Grossi, dikutip AFP, Senin (7/9).
“Saya tak bisa menilai niat, tapi sangat jelas bahwa aktivitas ini tidak diumumkan, mereka tidak ingin dunia tahu apa yang mereka lakukan,” imbuh dia.
IAEA juga menemukan pabrik bahan bakar, tempat bahan bakar nuklir untuk reaktor tersebut diproduksi, dan lokasi tempat penyimpanan bahan bakar nuklir serta limbah dan sisa uranium.
Selain itu, IAEA menyatakan telah menemukan sekitar 73 ton logam uranium alami. Grossi memuji “keputusan berani” Damaskus untuk melaporkan lokasi yang dirahasiakan tersebut.
Lebih lanjut, Grossi mengatakan IAEA-lah yang berwenang memutuskan masalah Suriah. IAEA akan terus bekerja sama dengan Suriah untuk menjaga keamanan material tersebut dan melaporkan temuannya.
Draf resolusi baru soal ini diperkirakan akan diajukan ke dewan keamanan pekan ini untuk pemungutan suara hingga mengusulkan penutupan berkas nuklir Suriah
(isa/dna)
Baca lagi: BMKG Ungkap Daftar Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini
Baca lagi: Penerbangan Batal Imbas Krakatau, Polisi Tingkatkan Pengamanan Bandara
Baca lagi: Militer Korsel Merapat ke Teluk Persia, Iran Beri Ultimatum




2 Responses
untung88 akses situs resmi lewat sini saik
untung88 situs resmi terpercaya paling mudah win