
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Bentrokan langsung antara militer
Amerika Serikat
dengan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi
Iran
(IRGC) pecah di
Selat Hormuz
pada Kamis (11/6) pagi.
Kantor berita Iran Mehr melaporkan bentrokan hebat dan baku tembak telah terjadi di Selat Hormuz antara kedua militer.
Iran menyebut AS telah menargetkan tujuh titik pesisir Iran sejauh ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan dilaporkan terjadi di daerah-daerah termasuk Bandar Abbas, Sirik, Qeshm, dan Pulau Hengam.
Imbas serangan ini, komando gabungan militer Iran kembali menutup lalu lintas Selat Hormuz.
Iran menutup akses Selat Hormuz termasuk untuk kapal tanker minyak dan kapal komersial.
Militer Iran menegaskan setiap kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz akan ditembaki
(dna)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Prabowo Singgung Undangan Dubes Asing di Tengah Kritik Sering ke LN
Baca lagi: Kemenhan Minta Tambah Anggaran Hingga Rp195 Triliun di 2027
Baca lagi: Trump Klaim Jet Tempur AS Kuasai Langit Iran




One Response
Penjelasan yang diberikan terasa lengkap dan didukung informasi yang bermanfaat. Semoga semakin banyak karya informatif seperti https://www.cplc.org.pk/provides-back-up-to-excise-database/ yang terus hadir untuk memberikan wawasan baru