Rencana Pemakaman Ali Khamenei hingga 1.300 Tewas Imbas Heatwave Eropa

Daftar Isi

Kapan dan di Mana Ali Khamenei Dimakamkan?

WHO: 1.300 Orang Tewas Imbas Gelombang Panas di Eropa

Biden Kritik Trump Habis-habisan: Pecundang & Korup

Jakarta, Islam Republic Indonesia

Rangkaian upacara pemakaman mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Iran

Ayatollah Ali Khamene

i

akan dimulai pada Sabtu (4/7).

Teheran kini sedang mempersiapkan sejumlah prosesi untuk pemakaman Ali Khamenei di tiga kota Iran.

Sementara itu gelombang panas ekstrem yang terjadi di sejumlah negara Eropa menyebabkan angka kematian mencapai 1.300 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Selasa (30/6).

Kapan dan di Mana Ali Khamenei Dimakamkan?

Pemerintah Iran menggodok rencana pemakaman mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Teheran kini mempersiapkan sejumlah prosesi untuk pemakaman Ali Khamenei di tiga kota Iran.

Berdasarkan laporan kantor berita Mehr yang mengutip sejumlah pejabat tanpa menyebutkan identitasnya, upacara penghormatan jenazah akan dimulai pada 4 Juli di ibu kota Tehran dan kota suci Qom.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Minggu (28/6) berkoordinasi dengan Irak untuk membentuk mekanisme khusus dalam penyelenggaraan upacara pemakaman Ali Khamenei yang terbunuh di tempat-tempat suci Syiah di Irak.

WHO: 1.300 Orang Tewas Imbas Gelombang Panas di Eropa

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 1.300 orang tewas imbas gelombang panas (heatwave) menghantam sejumlah negara di Eropa sejak Juni.

Sekretaris Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan fenomena gelombang panas kini menjadi fenomena setiap tahun dan mengkhawatirkan.

Dia juga mengatakan gelombang panas kerap disebut “pembunuh diam-diam” dan fasilitas di Eropa termasuk sekolah hingga perkantoran tidak dibangun untuk suhu ekstrem.

Imbas cuaca panas ekstrem itu, Ghebreyesus mengatakan sekolah-sekolah ditutup dan jaringan listrik mulai kolaps.

Biden Kritik Trump Habis-habisan: Pecundang & Korup

Mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengkritik habis-habisan PresidenDonald Trump dan menyebutnya pecundang hingga korup.

Dalam pidato tersebut, Biden menyoroti renovasi Gedung Putih untuk ballroom hingga penggantian nama John Kennedy Center for the Performing Arts dengan imbuhan Trump.

Dia juga menyinggung pemerintahan Trump yang memberi kompensansi ke orang-orang yang dihukum atas tuduhan kekerasan di Capitol Hill pada Januari 2021.

“Wow! Sungguh pecundang!” kata Biden dikutip The Guardian.

Biden juga menyinggung renovasi Reflecting Pool Lincoln Memmorial yang menghabiskan dana US$14,7 juta tanpa sistem kontrak dan hanya diberikan ke pendukung Trump.

(dna)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Bos Honda Beberkan Kondisi Veda setelah Crash di Moto3 Belanda

Baca lagi: FOTO: Pesawat Hantam Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Beijing

Baca lagi: Nike Bikin Sepatu yang Bisa Ubah Pola Pikir, Ludes Terjual saat Rilis

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: