
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Iran dan Oman sepakat untuk melanjutkan konsultasi mengenai situasi di
Selat Hormuz
menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke Muscat, Oman, Sabtu (11/7).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, Minggu (12/7), mengatakan pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz di masa mendatang harus ditentukan melalui konsultasi antara Iran dan Oman.
“Oman dan Iran sepakat untuk melanjutkan dialog di tingkat politik, hukum, dan teknis untuk mencapai pemahaman bersama mengenai jaminan keselamatan navigasi di Selat Hormuz,” kata Baghaei dikutip dari
Anadolu
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baghaei juga menyebut delegasi Qatar juga berpartisipasi dalam konsultasi yang berlangsung di Oman, sebagai salah satu negara mediator dalam dialog antara Iran dan AS.
Sementara Ebrahim Rezaei, juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, mengatakan Teheran sekarang mengendalikan Selat Hormuz.
“Kami telah menguasai Selat Hormuz dengan kekuatan militer, dan kami akan mempertahankannya dengan kekuatan militer juga,” kata Rezaei melalui akun X.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pada Minggu (12/7) pagi, mengatakan Selat Hormuz ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut di tengah pertukaran serangan antara Iran dan AS.
“Tidak ada kapal yang boleh melewati Selat Hormuz,” tulis pihak IRGC dalam keterangan resmi.
(tim)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Mau Kuota Internet HP Tak Cepat Habis? Begini Caranya
Baca lagi: Tak Galau Lagi, Akun Medsos Fajar SadBoy Kini Berubah Jadi ‘HappyBoy’
Baca lagi: Deretan Selebritas Punya Koleksi Mobil Suzuki di Garasinya




One Response
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://zh-yue.wikipedia.org/wiki/%E6%B0%91%E4%B8%BB%E5%8B%9E%E5%8B%95%E9%BB%A8 dan keduanya sama-sama bermanfaat.