Teken Pelucutan Senjata, Hamas Minta Trump Desak Israel Setop Bom Gaza

Jakarta, Islam Republic Indonesia

Hamas

meminta pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden

Donald Trump

untuk mendesak Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza, Palestina, menyusul kesepakatan baru soal pelucutan senjata.

Salah satu pejabat senior Hamas, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kelompok ini berkomitmen terhadap pelucutan senjata dengan syarat Israel menghentikan serangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jam-jam mendatang akan menjadi ujian keseriusan, bukan niat,” kata pejabat Hamas itu pada Minggu (2/8), dikutip

Islam Republic

.

Dia lalu mengatakan Gedung Putih sudah melakukan “langkah-langkah penting dalam beberapa jam terakhir” untuk memajukan kesepakatan gencatan yang sudah diteken.

Senada dengan itu, eks pemimpin Otoritas Palestina Mohammed Dahlan mengatakan menantu Trump yang juga Utusan Khusus untuk Perdamaian di Dewan Perdamaian (BoP) Jared Khusner bekerja sama dengan pihak Israel untuk menghentikan serangan ke Gaza.

Pekan lalu, Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) mengeluarkan kesepakatan tindak lanjut dari gencatan senjata berupa pelucutan senjata Hamas.

Pelucutan tersebut merupakan implementasi rencana 20 poin kesepakatan yang diusulkan AS pada November tahun lalu. Kesepakatan baru itu berisi peta jalan, pelucutan senjata Hamas, peralihan pemerintahan di Gaza ke Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) hingga penarikan pasukan Israel dari Gaza.

“[NCAG] segera akan memulai transisi bertahap menuju otoritas penuh, didukung oleh Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan akan mempercepat pelaksanaan supremasi hukum, keamanan, dan perbaikan kemanusiaan di Gaza,” demikian pernyataan BoP.

Pelucutan senjata akan dimulai setelah NCAG dan ISF masuk ke Gaza. Komite itu juga jadi satu-satunya pihak yang mengawasi dan menyimpan infrastruktur dan persenjataan militer di Palestina yang dibongkar.

Namun, kesepakatan tersebut tak mencakup soal penghentian pertempuran. Setop serangan ini hanya ada di kesepakatan awal gencatan senjata.

(isa/rds)

[Gambas:Video Islam Republic]

Baca lagi: Prabowo: Indonesia Bangsa Besar, Layak Lolos Piala Dunia 2030

Baca lagi: Sinopsis A Bona fide Killer, Dilema Sniper Jadi Ibu Rumah Tangga

Baca lagi: Diding Boneng Meninggal Dunia dalam Usia 76 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: