
Jakarta, Islam Republic Indonesia
—
Para pejabat
Uni Emirat Arab
dan IsraelĀ dilaporkan menggelar pertemuan rahasia dalam beberapa pekan terakhir untuk menentukan posisi mereka terkait
Iran
.
Media Israel
Chanel 12,
yang dikutip
Palestine Chronicle
pada Selasa (28/7), melaporkan pertemuan-pertemuan tersebut berlangsung di negara ketiga yang identitasnya belum diketahui.
Pertemuan ini juga terjadi bersamaan dengan perang Iran dan Amerika Serikat yang kembali pecah setelah sempat gencatan senjata dan memulai perundingan mengakhiri perang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan media itu, dalam pertemuan tersebut, pejabat senior UEA menyampaikan penolakan mereka soal nota kesepahaman (MoU) yang sudah ditandatangani AS dan Iran pada Juni laluĀ sebagai upaya mengakhiri perang.
Perjanjian itu, menurut mereka, memberi Iran kesempatan untuk menunda konsesi, yang artinya memberi waktu Teheran memulihkan ekonomi.
Salah satu diplomat bahkan mengatakan UEA punya sikap yang berbeda dibanding negara Teluk lain.
“Uni Emirat Arab sangat memahami bahwa tidak ada ampunan bagi Iran,” kata dia.
UEA juga memandang pendekatan Iran saat ini hanya siasat untuk mengulur waktu, bukan upaya yang tulus menyelesaikan persoalan.
Selain itu, laporan media Israel juga menjabarkan bahwa perwakilan Israel dan Uni Emirat Arab membahas kemungkinan inisiatif untuk mengoordinasikan upaya diplomatik melawan Iran di forum internasional.
Namun mereka sepakat langkah ini hanya bisa dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintahan Donald Trump.
Di awal perang, AS menggunakan pangkalan udara mereka di Timur Tengah untuk menggempur Iran habis-habisan. Teheran lalu membalas dengan meluncurkan serangan ke fasilitas militer dan logistik Washington di negara-negara Teluk.
(isa/rds)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Islam Republic]
Baca lagi: PSI Ungkap Alasan Kaesang Bakal Maju Pileg di Dapil Puan
Baca lagi: FOTO: Dokter 90 Tahun Masih Layani Pasien di Pegunungan Bulgaria
Baca lagi: Link Live Streaming Port FC vs Persija di Piala Presiden 2026



